Makalah
ini dibuat sebagai tugas mata kuliah Negara dan Bangsa, yang secara garis besar
memuat tentang penemuan benua
Australia, pembentukan
koloni Inggris di New South Wales, pembentukan koloni-koloni lain Di Australia,
perkembangan menuju pemerintahan demokrasi, lahirnya Commonwealth Of Australia,
struktur masyarakat dan sistem pemerintahan,
perkembangan politik luar negeri,
dan budaya serta politik Australia.
Penulis
menyadari bahwa tanpa bantuan, bimbingan dan dorongan dari berbagai pihak, penulis tidak mungkin
menyelesaiakan penyusunan makalah ini, untuk itu ucapan terima kasih penulis
ucapkan kepada semua pihak yang telah membantu. Penulis sangat mengharapkan
kritik dan saran yang konstruktif, terutama dari Ibu Taat Wulandari, M. Pd. dan
teman-teman prodi IPS.
Australia
ditemukan pertama
sekali pada tahun 1606
oleh
pelaut Belanda, sampai pada
tahun 1644 yaitu saat berakhirnya ekspedisi
Tasman. Penduduk asli
Australia (Aborigines) memasuki Australia sekitar 40.000 tahun
lalu. Terbentuknya
masyarakat Australia sekarang melalui proses migrasi yang cukup panjang. 3
(tiga) gelombang utama migrasi yang berperan dalam proses tersebut adalah:
1. Gelombang
migrasi penduduk asli yang diperkirakan sudah mulai berlangsung 30.000 tahun
yang lalu;
2. Gelombang
migrasi yang dimulai sejak tahun 1788, yaitu saat mulai tibanya rombongan
orang-orang Eropa pertama yang berasal dari Inggris;
3. Gelombang
migrasi yang dimulai memasuki Australia sesudah Perang Dunia II.
Pada
tahun 1770, James Cook menemukan
pantai timur Australia dan memandang bahwa derah tersebut
memberikan harapan kehidupan yang cerah, sehingga
ia mengklaim tanah
tersebut milik Inggris dan James
Cook dipandang sebagai
penemu Australia.
Kemudian muncullah
koloni-koloni baru Inggris, antara lain:
1.
New South Wales (dimulai
tahun 1786)
2.
Tasmania
(dimulai
tahun 1803)
3.
Queensland
(dimulai
tahun 1824)
4.
Australia Barat
(dimulai
tahun 1829)
5.
Australia
Selatan (dimulai tahun
1836)
6.
Victoria
(dimulai
tahun 1839)
7.
Australia Utara
(dimulai
tahun 1863)
Lahirnya
Commonwealth of Australia sebagai wadah yang mempersatukan seluruh koloni Inggris di Australia itu, merupakan buah usaha para
politisi, para pengusaha, para
pekerja, rakyat yang ingin
bersatu, sehingga tidak ada satu pun
golongan yang dapat mengaku
paling berjasa untuk
itu. Dorongan untuk
mewujudkanny aantara lain dimotori oleh
berbagai liga federasi yang tumbuh dan berkembang
di berbagai koloni,
landasan
konstitusional dan wujudnya dihasilkan
lewat konvensi-konvensi federal, dan pengesahannya dikukuhkan lewat referendum. Bersama dengan munculnya abad
ke-20, tanggal 1 Januari 1901, hadir pula satu calon Negara baru, The Commonwealth of Australia.
Untuk
Makalah selengkapnya bisa dilihat di Makalah Sejarah Australia
DAFTAR PUSTAKA
Siboro,
J. 1989. Sejarah Australia. Jakarta:
Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi,
Proyek Pengembangan Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan.
Channel,
Richard H. 1992. Budaya dan Politik
Australia, diterjemahkan oleh Sujinah Harlinah, Ismu. Jakarta: Yayasan Obor
Indonesia.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar